Sabtu, 18 Desember 2010

Kepada Sebuah Hati

Waktu mengganti senja dengan malam
Memberi kesunyian dan kepedihan
ketika membingkai peristiwa

Melangkah duduk bersama rembulan
Mengurai air mata di langit
Mencari ketenangan di antara bintang bintang
menghadapi akhir sebuah cinta

Di balik lentera kota
Hati sedih dan kalbu membiru
Di sela kantuk dan mimpi
Memori pahit tak kunjung hilang

Semua ini karena kita,
Berani bermain-main dengan takdir


29 mei 2005
kepada sebuah hati,
yang perlu banyak belajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar