Kepada Sebuah Hati
Waktu mengganti senja dengan malam
Memberi kesunyian dan kepedihan
ketika membingkai peristiwa
Melangkah duduk bersama rembulan
Mengurai air mata di langit
Mencari ketenangan di antara bintang bintang
menghadapi akhir sebuah cinta
Di balik lentera kota
Hati sedih dan kalbu membiru
Di sela kantuk dan mimpi
Memori pahit tak kunjung hilang
Semua ini karena kita,
Berani bermain-main dengan takdir
29 mei 2005
kepada sebuah hati,
yang perlu banyak belajar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar