Puisi Rinduku
hujan menderas tak kunjung usai
dewa surya tak kunjung tampil
hentikan langkahku ke istanamu
malam kelam tanpa bintang
bulan pucat sendiri bersinar
patahkan jembatan peghubung duniaku-duniamu
aku mendesah pasrah
menanti rintangan lain
yang 'kan putuskan asa dan harapku
namun kini
aku tersenyum penuh arti
aku buka kenangan bersama dalam ingatan
aku bariskan kata dalam puisi
Aku rindu kamu
4 november 2004
Tidak ada komentar:
Posting Komentar