Sabtu, 18 Desember 2010

Hujan untuk Aceh

Awan pucat
Udara menusuk dingin
Setetes demi setetes gerimis turun
Setapak menyepi
Mereka berpaling dari hujan
Mereka menghindari tangis

Namun aku, hatiku bergeming
Terguyur hujan bermandikan petir
Dan menangis bersama hujan

Aku,
Ikut menangisi bumi Aceh


Tsunami Aceh

Senin, 13 Desember 2010

Nostalgia

aku kembali
diantar angin dan waktu
menuju ke imaji tentang kamu

masih
tentang
kamu

gemintang menyublimkan yang tak berwujud
menjadi begitu nyata
seakan merajuk untuk pulang
pada kenangan

tapi kenapa

masih
tentang
kamu
?

Kamis, 09 Desember 2010

" if someone asked me what was  
    the greatest moment of my life,
  i'm gonna said this is the greatest moment of my life.."


(Meg Ryan dalam City of Angels)          
B E N C I

hidup seakan tiada berarti
bila semua membenciku
dan aku tidak paham
mana yang salah dan buruk 
sehingga aku pun bingung apa yang mestinya dirubah
sekeras apa pun aku berusaha

dan aku benci,
saat kebencian itu dihujamkan ke arahku!



22 desember 2004
tadinya aku bak kapal tua dengan layar terkoyak
kini air tenang datang menyapa
berbaring di bawah hangat matahari
merasakan kebebasan
menunggu angin baru dan ombak pada busurku
berharap pada pelangi, mengikuti bintangku
menyambut dunia baruku, tempatku pergi jauh

mengambang dalam aliran tenang
pergi mengikuti ke mana arus membawaku
memesan jalan di hari esok tanpa terbebani siapapun
mengambang dalam aliran tenang
pergi mengikuti ke mana arus membawaku



dikutip dari novel 'COWOK IMPIAN' karangan 'CATHY HOPKINS'
dengan perubahan seperlunya
sayangnya

bila kau kehujanan
maka aku akan menderas mengguyurmu
dengan cinta di tiap tetesnya

bila kau melagukan syair
maka aku akan mengalun seturut iramamu
dengan cinta di tiap nadanya

saat kau membuka matamu
maka aku akan ada di hadapmu
sebagai kicau burung dan sinar mentari
dengan cinta di tiap hembus hawa pagi

sayangnya,
kau tak pernah tau dan tak akan tau
bila hatimu tertambat cinta yang lain
bila kau sudah menutup hatimu

rasanya aku tak berarti
namun ku tak kan pernah
berhenti mencintaimu

sayangnya, kau tak mengerti ini..

4 november 2004
Puisi Rinduku

hujan menderas tak kunjung usai
dewa surya tak kunjung tampil
hentikan langkahku ke istanamu

malam kelam tanpa bintang
bulan pucat sendiri bersinar
patahkan jembatan peghubung duniaku-duniamu

aku mendesah pasrah
menanti rintangan lain
yang 'kan putuskan asa dan harapku

namun kini
aku tersenyum penuh arti
aku buka kenangan bersama dalam ingatan
aku bariskan kata dalam puisi

Aku rindu kamu

4 november 2004