Kamis, 09 Desember 2010

B E N C I

hidup seakan tiada berarti
bila semua membenciku
dan aku tidak paham
mana yang salah dan buruk 
sehingga aku pun bingung apa yang mestinya dirubah
sekeras apa pun aku berusaha

dan aku benci,
saat kebencian itu dihujamkan ke arahku!



22 desember 2004
tadinya aku bak kapal tua dengan layar terkoyak
kini air tenang datang menyapa
berbaring di bawah hangat matahari
merasakan kebebasan
menunggu angin baru dan ombak pada busurku
berharap pada pelangi, mengikuti bintangku
menyambut dunia baruku, tempatku pergi jauh

mengambang dalam aliran tenang
pergi mengikuti ke mana arus membawaku
memesan jalan di hari esok tanpa terbebani siapapun
mengambang dalam aliran tenang
pergi mengikuti ke mana arus membawaku



dikutip dari novel 'COWOK IMPIAN' karangan 'CATHY HOPKINS'
dengan perubahan seperlunya
sayangnya

bila kau kehujanan
maka aku akan menderas mengguyurmu
dengan cinta di tiap tetesnya

bila kau melagukan syair
maka aku akan mengalun seturut iramamu
dengan cinta di tiap nadanya

saat kau membuka matamu
maka aku akan ada di hadapmu
sebagai kicau burung dan sinar mentari
dengan cinta di tiap hembus hawa pagi

sayangnya,
kau tak pernah tau dan tak akan tau
bila hatimu tertambat cinta yang lain
bila kau sudah menutup hatimu

rasanya aku tak berarti
namun ku tak kan pernah
berhenti mencintaimu

sayangnya, kau tak mengerti ini..

4 november 2004
Puisi Rinduku

hujan menderas tak kunjung usai
dewa surya tak kunjung tampil
hentikan langkahku ke istanamu

malam kelam tanpa bintang
bulan pucat sendiri bersinar
patahkan jembatan peghubung duniaku-duniamu

aku mendesah pasrah
menanti rintangan lain
yang 'kan putuskan asa dan harapku

namun kini
aku tersenyum penuh arti
aku buka kenangan bersama dalam ingatan
aku bariskan kata dalam puisi

Aku rindu kamu

4 november 2004
Dimana Bintangku..?

aku mengintai
dari balik tirai kamarku
mencarimu..
tapi kau tak ada disana
di hamparan luas nan kelam
tak ada sinarmu juga hangatmu
mimpiku pun kusam

langit masih hitam
dan malamku masih sepi
sedikit berkas seinarmu saja
pasti redakan dukaku
damaikan kalbuku dan aku mampu tersenyum

aku sedih,,
karena langit terlalu kelam
kenapa sinarmu terlalu tipis
dan kenapa kau menghilang..?

21 oktober 2004
Bersama

Saat bersama kita
Kita arungi alam remaja
Menepis semua duka yang kunjung
Mencicipi rasa bahagia dunia

Kebersamaan inilah
Warnai lembar dunia remajaku
Maka aku datang kepada-Nya
Memohon agar bersama ini tetap terjaga..

17 Agustus 2004
Keajaiban bagi Boneka Tua

Berjuta juta orang berkeliaran
Beribu ribu ekspresi dihadapkan kepadaku
Mengisi keseharianku yang kaku
Tanpa gerak tanpa rasa
Menghadapkanku pada harap akan keajaiban
yang dapat merasakan rasa
yang dapat menggerakkan tubuh

Ada penentang yang berkata
Bahwa tak ada keajaiban yang seperti itu
Takdir sudah menjadikanku seperti ini
Namun hati kecilku tak setuju
Hatiku percaya pada keajaiban
Kan kunanti keajaiban itu
Se-tidak mungkin apa pun jua!

Karena aku tau
Keajaiban bisa datang tiba-tiba
Dalam rasa percayaku
Dan pada kenyataan hidup
Begitulah keajaiban

believe in miracle, 30 Mei 2004